Bambusa Vulgaris "Vittata"

Bambu Kuning / Bambusa Vulgaris "Vittata"

Spesies

Bambusa vulgaris Vittata

Nama lokal

Bambu Kuning awi haur koneng (Sunda), pring ampel kuning (Jawa),

Bentuk akar

Merumpun / simpodial

Bentuk / Warna

Tidak lurus / kuning bergaris hijau

Tinggi / Diameter

10 – 20 m / 4 10 cm

Tebal dinding / Jarak buku

10 – 17 mm / 20 45 cm

Daun / Ranting

6 – 30 cm / banyak

Ketinggian / Jenis Tanah

0 - 1.200 m / semua tipe tanah

Iklim / Curah hujan

Tropis subtropis / Kering basah sampai 2.000 mm

Kegunaan

Tiang, pagar, mebel, kertas, obat-obatan

Penanaman

Ditanam di pinggir sungai sebagai pagar untuk mencegah erosi (jarak tanam 1 m). Jarak tanam 5 x 5 m atau 5 x 6 m. Perkebunan 300 400 rumpun / Ha

Lain lain

Asal dari Asia Tropis

Bambusa vulgaris ‘Vittata,’ yang juga dikenal sebagai “Golden Hawaiian Bamboo,” adalah varietas bambu yang dikenal dengan pola warna pada batang dan daunnya yang mencolok. Berikut adalah beberapa informasi tentang Bambusa vulgaris ‘Vittata’:

 

1. *Asal Usul Geografis*:

Bambusa vulgaris ‘Vittata’ adalah varietas dari Bambusa vulgaris, yang merupakan jenis bambu yang berasal dari wilayah Asia, termasuk Tiongkok dan India.

 

2. *Ciri-ciri Batang dan Daun*:

Salah satu ciri paling mencolok dari ‘Vittata’ adalah pola warna pada batang dan daunnya. Batang bambu ini memiliki warna kuning keemasan dengan garis-garis hijau yang mencolok. Daun-daunnya juga memiliki warna hijau yang cerah dengan strip-strip kuning. Pola warna ini menjadikannya sangat dekoratif dan populer dalam lanskap taman.

 

3. *Ukuran dan Bentuk*:

‘Vittata’ umumnya tumbuh menjadi bambu kecil hingga sedang dengan tinggi sekitar 5 hingga 8 meter. Batangnya biasanya cukup ramping.

 

4. *Penggunaan Lanskap*:

Karena pola warna yang mencolok pada batang dan daunnya, ‘Vittata’ sering digunakan sebagai tanaman hias dalam lanskap taman dan taman-taman. Ini memberikan tampilan yang menarik dan berbeda dalam desain lanskap.

 

5. *Kultivasi*:

‘Vittata’ dapat ditanam di berbagai jenis tanah dan kondisi iklim. Ini memerlukan pemangkasan reguler dan perawatan yang baik untuk menjaga keindahannya.

 

6. *Keberlanjutan Lingkungan*:

Seperti bambu pada umumnya, ‘Vittata’ memiliki pertumbuhan yang cepat, sehingga dapat dianggap sebagai sumber daya yang berkelanjutan jika dikelola dengan baik.

 

Bambusa vulgaris ‘Vittata’ adalah contoh bambu yang sangat digunakan untuk tujuan estetika dalam desain lanskap. Pola warna yang mencolok pada batang dan daunnya menjadikannya pilihan yang menarik bagi pecinta taman yang mencari tanaman hias yang mencolok dan berbeda dalam desain taman mereka.

Scroll to Top