Who are we?

About Us
Self Learning Institute merupakan sebuah Lembaga Pendidikan, Pembangunan dan Konsultasi yang berada dibawah naungan Yayasan Yatmikasaraya Kencana dengan misi Menciptakan Lompatan Kemajuan Dengan Mengoptimalisasikan Potensi Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, Budaya dan Kearifan Lokal. Yayasan Yatmikasaraya Kencana sendiri memiliki maksud dan tujuan untuk turut berperan aktif dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan, yang menjadi dasar pijakan dalam merancang serta melaksanakan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Melalui berbagai inisiatif, kami berkomitmen untuk turut serta berkontribusi mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang lebih berkualitas.
Berbagai inisiatif dan program pembangunan sumber daya manusia yang kami lakukan sejak tahun 2015 hingga saat ini dilakukan dengan berbagai strategi, baik melalui penyelenggaraan pendidikan non formal maupun dengan cara berkontribusi memperkuat sistem pendidikan formal. Kami percaya bahwa peningkatan kualitas pendidikan adalah kunci keberhasilan untuk mewujudkan peradaban yang luhur.
Dari perjalanan kami menjembatani berbagai proses transformasi pendidikan, kami menyadari bahwa aksi kolektif adalah modal yang sangat besar dan tidak ternilai. Maka aksi kolektif dalam memajukan dunia pendidikan harus di dasarkan pada kesadaran yang sama, niatan yang kuat, kepedulian yang besar, dan keberanian untuk terlibat mengatasi berbagai tantangan, dan permasalahan yang sedang dihadapi. Pendidikan sejatinya merupakan ruang untuk menumbuhkan dan mengasah berbagai potensi yang dimiliki oleh peserta didik, agar memiliki kompetensi kecakapan hidup yang sesuai dengan kodrat dirinya, kodrat alamnya, dan kodrat jamannya.
Kontribusi kami dalam dunia pendidikan merupakan upaya untuk membangun harmoni, kesadaran, dan karakter manusia melalui pendidikan yang holistik, integral dan sistemik. Bermodalkan pengalaman itu kami berharap dapat menjadi partner strategis dalam proses perumusan, implementasi dan pendampingan program, untuk mewujudkan pendidikan berkualitas berbasis pelestarian lingkungan.

Legalitas
Yayasan Yatmikasaraya Kencana adalah sebuah lembaga berbadan hukum yang didirikan pada tanggal 28 Januari 2019, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0001287.AH.01.04.Tahun 2019. Beralamat di Perum Cikunir Kencana Raya Blok G.56, RT 006 RW 001, Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, yayasan ini bergerak dalam bidang sosial, kemanusiaan, keagamaan, pendidikan, dan kesehatan. Kegiatan yayasan mencakup penyelenggaraan pendidikan formal dan nonformal, pelatihan keterampilan, pemberdayaan masyarakat, pelayanan sosial, pembinaan keagamaan, serta pelestarian lingkungan hidup. Dalam pelaksanaannya, Yayasan Yatmikasaraya Kencana mengembangkan berbagai unit kerja yang fokus pada bidang masing-masing, seperti Self Learning Institute di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta Kita Rawat yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan.
Visi
Menjadi lembaga pendidikan, pembangunan, dan konsultasi yang menciptakan lompatan kemajuan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia, sumber daya alam, budaya, dan kearifan lokal yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Misi
- Pendidikan Berkelanjutan: Mengembangkan dan mengintegrasikan kurikulum yang memadukan kesadaran ekologi, sosial dan spiritual di satuan pendidikan formal, non-formal dan pendidikan masyarakat.
- Pengembangan Sumber Daya Manusia: Memberdayakan potensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan, pengembangan keterampilan yang berkelanjutan.
- Pemanfaatan Sumber Daya Alam: Mendorong penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi dan praktik ramah lingkungan.
- Konsultasi dan Kolaborasi: Menyediakan layanan konsultasi, ko-kreasi dan kolaborasi untuk pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta dalam bidang pendidikan dan tata kelola lingkungan yang adil dan berkualitas.
Theory U
Setiap program dan inisiatif yang kami jalankan senantiasa berlandaskan pada pendekatan Teori U sebagai kerangka berpikir dan bertindak dalam menciptakan perubahan yang bermakna dan berkelanjutan. Kami meyakini bahwa proses transformasi sosial dan pembangunan sumber daya manusia memerlukan pendekatan yang mendalam, partisipatif, dan reflektif, sebagaimana yang ditawarkan oleh teori ini. Teori U adalah suatu teori dan pendekatan dalam melakukan perubahan sosial dan transformasi sistem yang dikembangkan oleh Otto Scharmer, seorang ilmuwan sosial dan profesor di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Teori U membawa pandangan baru tentang bagaimana perubahan yang berarti dapat terjadi dengan mendalam dan berkelanjutan.
Proses Theory U dapat dijelaskan dalam tahapan-tahapan berikut:
1. Co-initiating (Menginisiasi Bersama):
Tahap pertama adalah menginisiasi atau memulai suatu proyek perubahan. Proses ini melibatkan berbagai pihak yang terlibat untuk bersama-sama memberikan pandangan dalam rangka menciptakan visi bersama dan tujuan yang ingin dicapai.
2. Co-sensing (Mendengarkan Bersama):
Tahap berikutnya adalah mendengarkan bersama atau co-sensing. Pada tahap ini, para pemangku kepentingan yang terlibat secara aktif berpartisipasi dalam proses mendengarkan, mengamati, dan memahami situasi, tantangan, dan peluang yang ada. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan gambaran lebih jelas tentang tantangan yang harus diatasi dan potensi yang dapat dikembangkan.
3. Presencing (Menghadirkan):
Tahap berikutnya adalah presencing, yaitu proses merenung dan menghadirkan diri secara menyeluruh untuk mengakses pengetahuan dan wawasan yang lebih dalam. Ini melibatkan kemampuan untuk merenung, mendengarkan intuisi pribadi, dan mendapatkan wawasan dari tingkat kesadaran yang lebih tinggi.
4. Co-creating (Menciptakan Bersama):
Tahap ini melibatkan kreativitas dan kerjasama untuk menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan. Para pemangku kepentingan bekerja bersama-sama untuk merancang proyek dan strategi perubahan yang dapat memberikan dampak positif.
5. Co-evolving (Berkembang Bersama):
Tahap terakhir adalah co-evolving atau berkembang bersama, yaitu mengimplementasikan rencana aksi yang dirancang dan terus beradaptasi dengan perubahan dan pembelajaran yang terjadi selama proses pelaksanaan proyek.