Bandung, 7 Agustus 2025 – Self Learning Institute (SLI) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Barat menginisiasi program transformasi peran pengawas sekolah dalam mendukung
implementasi pendidikan karakter holistik berbasis kearifan lokal. Melalui kegiatan sosialisasi dan
pendampingan yang dilaksanakan di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Barat, para pengawas dibekali pemahaman menyeluruh tentang kerangka Gapura Pancawaluya
serta metode pembinaan karakter yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Disdik Jabar dalam memperkuat pengawas sebagai
aktor kunci transformasi di satuan pendidikan. Pengawas tidak lagi hanya berperan sebagai
pengendali mutu administratif, tetapi juga sebagai fasilitator perubahan, pendamping
pengembangan karakter, dan penjaga nilai-nilai lokal dalam pendidikan.
Program ini berfokus pada integrasi lima nilai utama dalam Gapura Pancawaluya, yakni Cageur
(sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar) dan Singer (kreatif) ke dalam proses supervisi
dan pembinaan sekolah. Para pengawas dilatih untuk mengenali indikator keberhasilan karakter di
sekolah, serta mendorong kepala sekolah dan guru untuk menumbuhkan nilai-nilai tersebut dalam
budaya sekolah sehari-hari.
Dengan penguatan peran pengawas melalui pendekatan Gapura Pancawaluya, diharapkan lahir
Generasi Manusa Waluya yaitu generasi yang sehat, cerdas, beretika, dan berbudaya, serta mampu
menjawab tantangan global dengan jati diri lokal yang kuat.